Minggu, 30 Desember 2007

NUTRISI DAN GIZI UNTUK BAYI DAN BALITA


NUTRISI UNTUK BAYI DAN BALITA

NUTRISI UNTUK BAYI 0 – 6 BULAN
ASI EKSLUSIF
satu bentuk rangsang untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak bayi adalah dengan menerapkan pola asah, asih dan asuh dalam perawatannya sehari-hari, dalam pemberian ASI juga perlu ditunjang dengan pemenuhan zat-zat gizi yang tepat.
ASI merupakan sumber makanan utama dan paling sempurna bagi bayi usia 0-6 bulan. Untuk itu harus diterapkan pola makan yang sehat agar zat gizi yang dibutuhkan dapat dipenuhi melalui ASI.
ASI eklusif menurut WHO (World Health Organization) adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan cairan lain baik susu formula, air putih, air jeruk, ataupun makanan tambahan lain. Sebelum mencapai usia 6 bulan sistem pencernaan bayi belum mampu berfungsi dengan sempurna, sehingga ia belum mampu mencerna makanan selain ASI. anjuran pemberian ASI eksklusif 6 bulan ini dikeluarkan juga oleh The American Dietetic Assosiation pada bulan oktober 2001 bersamaan dengan diterbitkannya panduan berjudul “ Exclusive Breastfeeding for 6 month and Breastfeeding with Complementary Foods for at Least 12 months is the ideal feeding pattern for infants “


MAKANAN BAYI UMUR 6 – 12 BULAN
Dalam usia ini bayi mampu berkomunikasi meski dalam bentuk sangat sederhana. Berkat pemenuhan zat gizi yang diperolehnya dari ASI sejalan dengan peningkatan proses tumbuh kembang yang sedang dijalani, kini ASI saja tidak cukup untuk memenuhi zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuhnya, maka mulai usia ini perlu diperkenalkan beberapa jenis makanan padat yang disebut Makanan Pendamping ASI (MP-ASI).

CONTOH POLA JADWAL PEMBERIAN MAKANAN
MENJELANG ANAK USIA 1 TAHUN

Perlu diketahui, jadwal pemberian makanan ini fleksibel (dapat bergeser, tapi jangan terlalu jauh)

 Pukul 06.00 : Susu
 Pukul 08.00 : Bubur saring/Nasi tim
 Pukul 10.00 : Susu/Makanan selingan
 Pukul 12.00 : Bubur saring/Nasi tim
 Pukul 14.00 : Susu
 Pukul 16.00 : Makanan selingan
 Pukul 18.00 : Bubur saring /nasi tim
 Pukul 20.00 : Susu.

MAKANAN UNTUK PERKEMBANGAN ANAK USIA 12-18 BULAN

Asupan zat-zat gizi yang lengkap masih terus dibutuhkan anak selama proses tumbuh kembang masih terus berlanjut. Zat gizi yang dibutuhkan anak usia 12-18 bulan ini porsi makanan yang dikonsumsi sekarang ini yang bertambah, sesuai dengan pertambahan berat tubuhnya dan peniningkatan proses tumbuh kembang yang terjadi.
Tubuh anak tetap membutuhkan semua zat gizi utama yaitu karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin dan mineral. Asupan makanan sehari untuk anak harus mengandung 10-15% kalori, 20-35% lemak, dan sisanya karbohidrat. Setiap kg berat badan anak memerlukan asupan energi sebanyak 100 kkal.Asupan lemak juga perlu ditingkatkan karena struktur utama pembentuk otak adalah lemak. Lemak tersebut dapat diperoleh antara lain dari minyak dan margarine.


• Makanan memegang peranan penting dalam pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak. Oleh karenanya, pola makan yang baik dan teratur perlu diperkenalkan sejak dini, antara lain dengan pengenalan jam-jam makan dan variasi makanan.
• Gizi seimbang dapat dapat dipenuhi dengan pemberian makanan sebagai berikut:

• Agar kebutuhan gizi seimbang anak terpenuhi, makanan sehari-hari sebaiknya terdiri atas ketiga golongan bahan makanan tersebut.
• Kebutuhan bahan makanan itu perlu diatur, sehingga anak mendapatkan asupan gizi yang diperlukannya secara utuh dalam satu hari. Waktu-waktu yang disarankan adalah:
• Pagi hari waktu sarapan.
• Pukul 10.00 sebagai selingan. Tambahkan susu.
• Pukul 12.00 pada waktu makan siang.
• Pukul 16.00 sebagai selingan
• Pukul 18.00 pada waktu makan malam.
• Sebelum tidur malam, tambahkan susu.
• Jangan lupa kumur-kumur dengan air putih atau gosok gigi.

Pada usia balita, anak mulai memiliki daya ingat yang kuat dan tajam, sehingga apa yang diterimanya akan terus melekat erat sampai usia selanjutnya. Dengan memperkenalkan anak pada jam-jam makan yang teratur dan variasi jenis makanan, diharapkan anak akan memiliki disiplin makan yang baik. Pola makan yang baik semestinya juga mengikuti pola gizi seimbang, yaitu pemenuhan zat-zat gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan diperoleh melalui makanan sehari-hari. Dengan makan makanan bergizi seimbang secara teratur, diharapkan pertumbuhan anak akan berjalan optimal. Disadari maupun tidak, Anda sedang mengajarkan pola hidup teratur dan sehat pada anak sejak dini

8 komentar:

Najla Uzma Afifah mengatakan...

Salam kenal ya...artikelnya bagus banget, bermanfaat sekali buat nambah ilmu dan pemahaman buat anak. Thanks

TONO mengatakan...

sUBHANALLAH, ARTIKEL YANG MENARIK DAN INSYA ALLAH BERMANFAAT. SEANDAINYA BANYAK PELAKU KESEHATAN SEPERTI INI, BOLEH JADI MASYARAKAT SEMAKIN TERPENUHI KEBUTUHAN KESEHATANNYA, KARENA PELAKU KESEHATANNYA PINTER DAN KREATIF

olga mengatakan...

Nuhun pisan artikelnya, sangat bermanfaat

brand pit mengatakan...

artikelnya bagus baget

brand pit mengatakan...

dr liza artikelnya bagus banget. untuk menambah pengetahuan dan sangat bermanfaat. makasih

Susu Formula Murah mengatakan...

wow, artikel yang bagus banget neh. terima kasih atas sharingnya.

Anonim mengatakan...

makasih infonya......bisa minta menu makanan rumah sakit ga + kalorinya
munir_182@yahoo.com.........trims

Anonim mengatakan...

tenksss inponyaaaaaaaaaaaa :):)